Paedagogie

Artikel

Peran Guru dalam Mengembangkan Kesadaran Diri Anak Usia Dini

Rizki Miyani , Ali Iskandar Zulkarnain , Saudah Saudah

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru sebagai motivator, pembimbing, dan fasilitator dalam mengembangkan kesadaran diri anak, serta menggambarkan kondisi kesadaran diri anak di RA Annisa 2 Palangka Raya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada temuan awal bahwa sebagian anak belum menunjukkan kemandirian dalam memilih kegiatan, kesulitan mengendalikan perasaan, kurang percaya diri, belum menaati aturan dan disiplin, belum bersikap gigih, serta kurang bangga terhadap dirinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan penelitian terdiri atas satu orang guru kelas A, kepala sekolah, dan 18 anak kelas A. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menjalankan perannya melalui tiga bentuk: (1) sebagai motivator, dengan memberikan pujian, reward bintang, dan penguatan verbal; (2) sebagai pembimbing, dengan memberikan arahan langsung dan bimbingan persuasif kepada anak yang mengalami kesulitan; serta (3) sebagai fasilitator, dengan menyediakan media pembelajaran variatif seperti kartu emosi dan papan aturan, serta menciptakan lingkungan kelas yang aman dan kondusif. Perkembangan kesadaran diri anak terlihat pada aspek kemandirian memilih kegiatan, kemampuan mengendalikan emosi, rasa percaya diri, kepatuhan terhadap aturan dan disiplin, sikap gigih, serta kebanggaan terhadap hasil karya sendiri. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi peran guru yang aktif berkaitan erat dengan perkembangan kesadaran diri sebagai fondasi kecerdasan sosial-emosional anak usia dini.

Keywords

Peran guru; Kesadaran diri; RA Annisa 2 Palangka Raya

Referensi

  1. Ahmadi, & Putri, C. M. (2025). Kepemimpinan Pendidikan Islam: menjaga tradisi menuju kualitas global. K-Media.
  2. Ananda, R. (2019). Profesi Keguruan (Perspektif Sains dan Islam). PT Rajagrafindo Persada.
  3. Dacholfany, M. I., & Hasanah, U. (2021). Pendidikan Anak Usia Dini Menurut Konsep Islam. Amzah.
  4. Fadillah, S., Wahyuni, S., & Solomon. (2021). Peningkatan Self-Awareness Anak usia 5-6 Tahun Melalui Pembelajaran Lagu Daerah Riau. PAUD, 4(1), 2–7.
  5. Fitriani Ulayya, A., Wahab, W., & Kurniawan, S. (2025). Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Proyek Kesadaran Lingkungan Di Sekolah. Paedagogie: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 6(02), 17–42. https://doi.org/10.52593/pdg.06.2.02
  6. Hidayat, S. (2017). Pengembangan Guru Profesional. PT Remaja Rosdakarya.
  7. Indarwati, Suttrisno, Subroto, D. E., Maulani, G., Priyanti, N. Y., Fauziah, N. K., Yuliwati, R., Aliyah, A., Hadikusuma, R. A., Suryaningsih, I., Jamin, N. S., Holid, A., & Susilawati, E. (2023). Pendidikan Anak Usia Dini (Issue November).
  8. Indramayu, Suharyanto, E., & Yunus. (2021). Pendidikan Karakter yang Efektif di Era Milenial. CV. Adanu Abimata.
  9. Kebudayaan, K. P. dan. (2019). Konsep Dasar PAUD.
  10. Khaira, N., & Cholimah, N. (2023). Peran Guru dalam Mengembangkan Karakter Mandiri pada Anak Usia 4-5 Tahun. Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 5060–5071. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.4725
  11. Koswanto, A. (2020). Memahami Perilaku dan Kejiwaan Manusia. Lindan Bestari.
  12. Kusumawaty, Bai, M. K. S., Andalasari, N., Juliyanti, & Yunike. (2024). Buku Ajar Psikologi untuk DIII Keperawatam. PT Nuansa Fajar Cemerlang Jakarta.
  13. Mamonto, S., Wahidin, D., Laila, I. N., Pratama, I. P. D. M., Junaedi, A. T., Saimima, M. S., Khotim, Gojali, N. S., Sudarno, J. A., Renaldo, Nicholas, & Adityawati, I. A. (2023). Displin dalam Pendidikan. PT. Literasi Nusantara Abadi Grup.
  14. Mulyasa. (2019). Menjadi Guru Profesional. PT Remaja Rosdakarya.
  15. Naseha, S. N. (2024). Konsep Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar, 10(03).
  16. Nirbita, B. N., & Widyaningrum, B. (2022). Komunikasi Pendidikan. CV. Bayfa Cendekia Indonesia.
  17. Nurhakiki, S., Rusdiyani, I., & Fahmi. (2022). Peran Guru dalam Membangun Kepercayaan Diri Anak Usia 4-5 Tahun di TK Tunas Muda Lebaktipar. Ijiece (Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education), 7(2), 144–148.
  18. Nurhayati, Anita, Trisnawati, D., Astuti, R., Maisaroh, R., Rizky, F., Fahlefi, F., Putri, M. C., Ayani, R., Afraida Hardisa, S., & Nuramiza, S. (2023). Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini. Widina Bhakti Persada Bandung.
  19. Pransah, M. D., Hilmi, A. A., Solehudin, A., & Maulana, K. (2025). Upaya Guru Dalam Menerapkan Nilai-Nilai Moderasi Beragama Dalam Pembelajaran PAI di SMAN 3 Purwakarta. Paedagogie: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 6(01), 81–100. https://doi.org/10.52593/pdg.06.1.06
  20. Saudah, S., Sri Hidayati, & Resti Emilia. (2022). Kolaborasi Orang Tua Dan Guru Membangun Kemandirian Anak Usia Dini. NANAEKE: Indonesian Journal of Early Childhood Education, 5(1), 51–62. https://doi.org/10.24252/nananeke.v5i1.27174
  21. Sugiyono. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D.
  22. Sugiyono. (2023). Metode Penelitiam Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Sutupo (ed.)). Alfabeta.
  23. Sukiman. (2017). Seri Pendidikan Orang tua Membantu Anak Percaya Diri. Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga Direktorat Jendral Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  24. Sukmawati, T., Zultiar, I., & Poppyariana, A. A. (2025). Upaya Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional (Kesadaran Diri) Melalui Metode Demostrasi Pada Anak USIA 4-5 Tahun di PAUD Calakan. Calakan: Jurnal Sastra, Bahasa, Dan Budaya, 3(1), 190–200.
  25. Susmaini, & Ananda, R. (2023). Profesi Kegunaan Bahan Ajar Berbasis Riset Pengembangan. Umsu Press.
  26. Utami, F., Zulkarnain, A. I., Afifah, N., Aghnaita, A., & Hidayati, S. (2024). Kegiatan Practical Life dalam Menanamkan Karakter Disiplin di TK IT Asy-Syaamil Palangka Raya. BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal, 3(2), 107–121. https://doi.org/10.21093/bocah.v3i2.8294
  27. Wahyuni, S., Saudah, & Aghnaita. (2022). Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini 4-5 Tahun di Kota Palangka Raya. Journal I’Tibar, 6(02), 14–28.
  28. Yasin, M. (2024). Guru Adalah Pawang Anak: Strategi Jitu Berinteraksi Dan Menaklukkan Anak-Anak Dalam Proses Mendidi. PT Adab Indonesia.
  29. Yulindha, N. O., Sari, D. A., & Gery, M. I. (2025). Analisis Peran Guru dalam Membangun Kepercayaan Diri Anak Usia 4-5 Tahun di SPS Mawar. Seminar Nasional Dan Publikasi, 3022–3028.