Paedagogie

Articles

Tindak Tutur Direktif dan Strategi Bertutur Guru dalam Pembelajaran Teks Biografi Siswa Kelas X SMAN 1 Kamang Magek

Latifa Zahra , Ena Noveria , Tressyalina Tressyalina , Herlin Triana

Abstract

This study is motivated by the crucial role of language in the learning process, particularly the use of directive speech acts by teachers in teaching biographical texts. The limited variation in the use of directive speech acts, which tend to be direct and instructional, may affect students’ engagement and motivation during learning activities. Therefore, this study aims to (1) identify and describe the forms of directive speech acts used by the teacher, and (2) examine the speaking strategies applied in teaching biographical texts in a tenth-grade class at SMAN 1 Kamang Magek. This research employs a qualitative approach with a descriptive method. The data consist of the teacher’s utterances during the learning process, collected through recording and note-taking techniques. The findings reveal that there are five forms of directive speech acts used by the teacher, namely commanding, requesting, suggesting, demanding, and challenging, with commanding as the dominant form. In addition, several speaking strategies were identified, including bald on-record strategy, positive politeness, negative politeness, off-record strategy, and speaking in silence, with the bald on-record strategy being the most dominant. These findings indicate that the teacher’s speech practices are still predominantly oriented toward direct instruction. Therefore, it is necessary to develop more varied, communicative, and persuasive speaking strategies to enhance students’ active engagement and foster reflective thinking in learning biographical texts.

Keywords

Directive Speech Acts; Speaking Strategies; Indonesian Language Learning; Biographical Text

References

  1. Damayanti, R. (2023). Strategi pembelajaran berbasis teks dalam meningkatkan pemahaman siswa pada teks naratif. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 12(2), 145–156.
  2. Febrianti, D. (2019). Analisis tindak tutur guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah menengah. Jurnal Bahasa dan Pembelajaran, 8(1), 23–34.
  3. Fitriyani, L. (2022). Peran komunikasi guru dalam meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 5(2), 98–107.
  4. Fitriani, A. (2021). Strategi kesantunan direktif dalam interaksi guru dan siswa di kelas. Jurnal Bahasa dan Sastra, 9(2), 145-158.
  5. Hidayat, R., & Mulyani, S. (2024). Otoritas guru dalam tindak tutur direktif pada kurikulum merdeka. Jurnal Linguistik Terapan, 12(1), 22-35.
  6. Hidayat, R., & Wijayanti, S. (2024). Triangulasi Pakar dalam Penelitian Kualitatif: Strategi Meningkatkan Kredibilitas dan Kedalaman Analisis Data. Jurnal Metodologi Penelitian Kualitatif, 8(1), 22-37.
  7. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Panduan pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks. Kemdikbud.
  8. Lestari, S. (2020). Tindak tutur dalam pembelajaran teks prosedur di sekolah menengah. Jurnal Linguistik Terapan, 10(1), 55–66.
  9. Nasution, A., & Siregar, R. (2021). Kesantunan berbahasa dalam interaksi pembelajaran di kelas. Jurnal Pragmatik Indonesia, 6(2), 87–99.
  10. Nugroho, A., & Sari, D. (2022). Strategi tindak tutur direktif dalam pembelajaran berbasis interaksi. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 11(2), 145–156.
  11. Nugroho, A., & Sari, D. P. (2023). Integrasi metode dalam pengabsahan data penelitian pendidikan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(4), 112-125.
  12. Putri, M., & Rahmawati, D. (2023). Strategi komunikasi guru dalam menciptakan pembelajaran interaktif. Jurnal Ilmu Pendidikan, 15(1), 67–78.
  13. Pradana, D. (2022). Analisis pragmatik tindak tutur guru sebagai stimulus pembelajaran aktif. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 10(3), 301-312.
  14. Pratama, A., & Nugraha, D. (2022). Strategi bertutur guru dalam meningkatkan keterlibatan siswa pada pembelajaran bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa, 11(1), 34–46.
  15. Rahman, F. (2023). Komunikasi edukatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Nasional, 9(2), 120–132.
  16. Rahmawati, L., & Utami, R. (2023). Peran komunikasi persuasif guru dalam pembelajaran berbasis kurikulum terbaru. Jurnal Kajian Pendidikan dan Bahasa, 9(1), 78–89.
  17. Ratna, S., & Kurniawan, D. (2021). Penerapan metode deskriptif dalam penelitian pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 12(2), 45–53.
  18. Sari, N., & Hidayat, T. (2021). Pengaruh tindak tutur direktif terhadap minat baca siswa. Jurnal Bahasa dan Sastra, 14(2), 201–213.
  19. Sari, P. K., Rahayu, N., & Enardi, M. (2023). Manajemen kelas melalui penggunaan tindak tutur direktif di sekolah menengah atas. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 7(1), 88-101.
  20. Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
  21. Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
  22. Pradana, D. (2022). Analisis pragmatik tindak tutur guru sebagai stimulus pembelajaran aktif. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 10(3), 301-312.
  23. Pratama, D., & Nugraha, M. (2022). Efektivitas Variasi Strategi Bertutur Guru dalam Pembelajaran Sejarah. Jurnal Ilmu Pendidikan, 28(3), 112-125.
  24. Widodo, H. P. (2021). Teaching language in context: Pedagogical communication and classroom interaction. Routledge.
  25. Wijaya, R., Putra, A., & Santoso, B. (2020). Implementasi kurikulum berbasis karakter dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 45–58.
  26. Yule, G. (2020). The study of language (7th ed.). Cambridge University Press.