Borobudur Communication Review

Articles

Enhancing Adolescent Engagement Through a Participatory Communication Approach in the Posyandu Program.

cheriasa putri kasih oktarvianto , Candra Yudha Satriya

Abstract

Adolescent involvement in Posyandu activities is still relatively low, even though their role is important in supporting the sustainability of community-based health programs. This study aims to analyze the strengthening of adolescent involvement through a participatory communication approach in the Posyandu Remaja Melati 6 program. This research uses a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through in-depth interviews and documentation involving Posyandu cadres, adolescents, and program managers. Data analysis was carried out through data reduction, data presentation, and conclusion drawing, with source triangulation to ensure data validity. The results of the study indicate that participatory communication plays a role in increasing adolescent involvement through open communication, providing space for active participation, and the use of media that are appropriate to the characteristics of the younger generation. In addition, dialogic and collaborative communication processes encourage a sense of ownership and awareness among adolescents about the importance of Posyandu. The findings of this study confirm that participatory communication functions not only as an information delivery strategy but also as an empowerment process that can increase active adolescent participation in community health programs.

Keywords

Participatory Communication; Youth Engagement; Youth Posyandu; Health Communication; Empowerment.

References

  1. Aura, S., & Insani, D. (2024). Peran posyandu sebagai upaya pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Jurnal Nasional Kesehatan Masyarakat, 19(2), 115–123.
  2. Avelina, Y., Nababan, S., Delang, M. A., & Timur, A. (2023). Peran tenaga keperawatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Jurnal Keperawatan Indonesia, 10(1), 1–12. https://doi.org/10.7454/jki.v10i1.215
  3. Febryanti, A., & Patroni, R. (2025). Keterbukaan komunikasi, peningkatan kesehatan, dan dukungan keluarga dalam mencegah stunting pada balita di wilayah perkotaan. Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi, 8(2), 174–183. https://doi.org/10.33633/ja.v8i2.1021
  4. Irawan, T. F. (2023). Metode penelitian komunikasi sosial dalam pendekatan kualitatif. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Press.
  5. Kharima, B. (2024). Implementasi program pelayanan kesehatan masyarakat berbasis posyandu remaja. Jurnal Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, 6(1), 44–53.
  6. Pandawa, R. M., & Djama, N. T. (2023). Implementasi program kesehatan reproduksi remaja melalui posyandu remaja: Studi kualitatif. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(2), 140–148. https://doi.org/10.26714/jkmi.18.2.2023.140-148
  7. Rengkuan, N. H. M., Liando, D. M., & Monintja, D. K. (2023). Efektivitas kinerja pemerintah dalam program reaksi respon relief daerah (R3D) di Kabupaten Minahasa. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 3(1), 1–11.
  8. Salsabila, C. Z., Anjelina, P., Tresnasari, R., Syarif, A. F., & Zela, Z. A. (2024). Implementasi program CSR “Aku Baca” PT Gramedia Yogyakarta dalam mendorong minat baca di DIY. Borobudur Communication Review, 4(2), 63–79. https://doi.org/10.31603/bcrev.13977
  9. Samsu. (2021). Metode penelitian: Teori dan aplikasi penelitian kualitatif, kuantitatif, mixed methods, serta research and development. Pusat Studi Agama dan Kemasyarakatan (PUSAKA).
  10. Satriya, C. Y., Triyono, A., & Indrayani, H. (2025). Ketahanan ekologi sosial dan sistem komunikasi pembangunan desa wisata. Jurnal Ilmu Komunikasi, 22(1), 121–138. https://doi.org/10.24002/jik.v22i1.9885
  11. Utami, A. P., Nailufar, Y., Faesol, A., Dewi, S. N., & Rohmah, F. (2023). Pemberdayaan remaja dalam peningkatan kesehatan melalui program posyandu remaja di Harjobinangun Pakem Sleman. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 2(2), 75–85.
  12. Waruwu, M. (2024). Pendekatan penelitian kualitatif: Konsep, prosedur, kelebihan, dan peran di bidang pendidikan. Jurnal Pendidikan, 5(2), 198–211.
  13. Utami, Y. S. (2024). Resiliensi komunikasi partisipatif komunitas remaja sebaya dalam pencegahan perkawinan anak di Sukabumi. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 22(2), 162–181. https://doi.org/10.46937/jkp.v22i2.845
  14. Norvaizi, I., Anggita, L., Negeri, I., & Sukarno, F. (2025). Partisipasi remaja dalam kegiatan kesehatan berbasis komunitas. Asian Research Journal of Education and Social Sciences, 1(3), 141–150. https://doi.org/10.70742/arjeis.v1i3.225
  15. Nomor, V., Dalam, R., Posyandu, K., Di, R., Bukit, D., & In, M. J. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat partisipasi remaja dalam kegiatan posyandu remaja di Desa Bukit Makmur wilayah Puskesmas Sungai Bahar I Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2023. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 6(1), 35–44.