MODEL PENGEMBANGAN KAMPUNG ORGANIK DALAM PENGELOLAAN SAMPAH PERKOTAAN DAN PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN LOKAL DI KOTA MAGELANG

Penulis

  • Mohamad Zaenal Arifin Badan Penelitian dan Pengembangan Kota Magelang

DOI:

https://doi.org/10.31603/bisnisekonomi.v16i1.2128

Kata Kunci:

kampung organik, pengelolaan sampah, ketahanan pengan lokal, perkotaan

Abstrak

Permasalahan klasik dari suatu wilayah perkotaan adalah persampahan dan ketahanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan model kampung organik sebagai solusi atas permasalahan diatas. Penelitian ini dilakukan di Kampung Organik “Legok Makmur” Kota Magelang dengan metode observasi dan wawancara untuk mendapatkan data primer, sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai instansi teknis terkait sebagai data pendukung. Kedua jenis data ini kemudian dianalisa secara kualitatif untuk mendeskripsikan hasil penelitian. Capaian dari penelitian ini adalah berupa model pengembangan kampung organik yang ideal yang meliputi konsep dasar, perencanaan dan implementasinya. Dalam hal konsep dasar, kampung organik mencakup 2 (dua) konsep sekaligus, yaitu pengelolaan sampah 3R dan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Adapun dalam hal perencanaan kampung organik meliputi 6 (enam) tahapan yaitu : 1) pembentukan paguyuban, (2) identifikasi kebutuhan, (3) penyusunan rencana kegiatan, (4) pelatihan, (5) penyiapan lokasi (6) konsep penataan lingkungan. Sedangkan implementasi kampung organik dapat berbeda-beda dalam hal detail kegiatannya. Peneltian ini penting untuk dilakukan agar hasilnya dapat digunakan sebagai acuan kebijakan dalam pengelolaan sampah kota dan peningkatan ketahanan pangan lokal.

Unduhan

Diterbitkan

2018-04-28

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

MODEL PENGEMBANGAN KAMPUNG ORGANIK DALAM PENGELOLAAN SAMPAH PERKOTAAN DAN PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN LOKAL DI KOTA MAGELANG. (2018). Jurnal Analisis Bisnis Ekonomi, 16(1), 26-36. https://doi.org/10.31603/bisnisekonomi.v16i1.2128