Pro-Kontra Naskh dan Mansūkh Dalam Al-Qur’ān (Sebuah Kajian Terhadap Prosedur Penyelesaian Ta’ārudl al-Adillah)

Authors

  • Rofiq Nurhadi Universitas Muhammadiyah Purworejo image/svg+xml
  • Syamsul Hadi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gajah Mada
  • Suhandono Suhandono Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gajah Mada
  • Thoyib Thoyib Fakultas Sastra Universitas Al-Azhar Indonesia

Keywords:

Naskh, mansūkh, ta’ārudl al-adillah

Abstract

Naskh dan mansūkh merupakan salah satu metode pemecahan masalah ta’ārudl aladillah. Dalam kasus al-Qur’ān ia diperdebatkan eksistensinya oleh para ulama. Bisakah suatu ayat dihapuskan oleh ayat yang lain. Mungkinkah Allah dengan kemahatahuanNya menghapuskan ketetapanNya sendiri. Dari dialektika pro-kontra ini lahir sikap memperketat persyaratan terjadinya naskh mansūkh. Bila keluar dari persyaratan, maka nash-nash itu harus dikompromikan atau ditawaqufkan. Selain memperketat persyaratan juga mempersempit devinisi. Dimana takhshish dan taqyid dikeluarkan dari naskh untuk ditempatkan pada prosedur yang lebih awal dalam penyelesaian ta’ārudl al-adillah sebagai salah satu jalan dari berbagai jalan kompromi

Published

2015-06-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Pro-Kontra Naskh dan Mansūkh Dalam Al-Qur’ān (Sebuah Kajian Terhadap Prosedur Penyelesaian Ta’ārudl al-Adillah). (2015). Cakrawala: Jurnal Studi Islam, 10(1), 61-74. https://journal.unimma.ac.id/cakrawala/article/view/72

Most read articles by the same author(s)