Jilbab: Ajaran Agama, Budaya dan Peradaban

Penulis

  • Naila Rohmaniyah Universitas Islam Negeri Raden Fatah, Palembang, Indonesia
  • Ris’an Rusli Universitas Islam Negeri Raden Fatah, Palembang, Indonesia
  • Amilda Sani Universitas Islam Negeri Raden Fatah, Palembang, Indonesia
  • Agus Sholikhin Sekolah Tinggi Agama Ash-Shiddiqiyah Lempuing Jaya OKI, Ogan Komering Ilir, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31603/cakrawala.8513

Kata Kunci:

Agama, Budaya, Jilbab, Peradaban

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang keterkaitan antara ajaran agama, budaya dan peradaban pemakaian jilbab pada perempuan muslimah. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa berjilbab merupakan ajaran agama yang harus dipatuhi oleh perempuan muslimah, karena menutup aurat termasuk kewajiban. Ajaran agama yang dipatuhi menciptakan tradisi berjilbab pada perempuan muslimah dari berbagai kelompok, yang pada akhirnya berkembang dan membentuk suatu budaya yang dilestarikan. Budaya berjilbab juga mendorong perkembangan jilbab, baik dari segi model maupun fungsi jilbab itu sendiri. Oleh karenanya, pada dekade terakhir ini, jilbab menjadi salah satu produk peradaban yang berkembang dalam kehidupan masyarakat, khususnya perempuan muslimah.

Referensi

Al-Andalusi, A. H. (1993). Al-Bahr al-Muhith (VII). Dar al-Kutub Ilmiah.

Al-Mahalli, A.-I. M. bin A. bin M., & As-Suyuthi, A.-I. J. A. bin A. B. (2011). Tafsir Jalalain edisi Bahasa Indonesia (N. Junaidi (ed.)). PT. eLBA Fitrah Mandiri Sejahtera.

Al-Qurtubi, A. bin A. B. (2006). Al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an (XV). Mua’ssasah Risalah.

Arthur, L. B., & Eicher, J. B. (1999). Religion, Dress, and The Body. Berg Publishers.

As-Shabuni, A. (2000). Rawa’i al-Bayan fi Tafsir Ayat al-Ahkam (II). Dar al-Fikr.

Aslamiyah, S., Rahayu, M., & Djawahir, A. H. (2018). Peranan Perubahan Budaya Berjilbab dalam Implementasi Strategi dan Efeknya Terhadap Kinerja Bisnis pada Usaha Kecil Jilbab. Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan, 6(1), 9–25. https://doi.org/10.26905/jmdk.v6i1.2151

Asy-Syalhub, F. A. A., & Al-Muza’id, H. bin Z. (2012). Panduan Etika Muslim Sehari-hari (N. Junaidi (ed.)). PT. eLBA Fitrah Mandiri Sejahtera.

Az-Zuhaili, W. (2007). Ensiklopedia Al-Qur’an. Gema Insani Pers.

Bungin, B. (2015). Analisis Data Penelitian Kualitatif. Rajawali Pers.

Hafizah, Y. (2018). Fenomena Jilbab dalam Masyarakat Kosmopolitan: Interpretasi Teks dan Konteks Atas Ayat Jilbab. Khazanah: Jurnal Studi Islam Dan Humaniora, 16(2), 203–226. https://doi.org/10.18592/khazanah.v16i2.2336

Harefa, H. S. (2019). Komodifikasi Budaya Islam dalam Masyarakat Virtual Fenomena Hijabers. Jurnal Pustaka Ilmiah, 4(1). https://doi.org/10.20961/jpi.v4i1.33804

Herlina, N. (2020). Metode Sejarah. Satya Historika.

Hermawan, T. (2017). The Context of Woman’s Clothes Verses and It’s Influence on the Concept of Woman’s Dressing (A Comparison of Four Indonesian Exegeses). Millatī: Journal of Islamic Studies and Humanities, 2(1), 105–124. https://doi.org/10.18326/millati.v2i1.105-123

Kesuma, S. (2018). Jilbab dan Reproduksi Identitas Mahasiswi Muslimah di Ruang Publik. MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, Dan Ilmu-Ilmu Sosial, 1(2), 139–151. https://doi.org/10.30743/mkd.v1i2.513

Marinda, L. (2019). Komodifikasi Jilbab dalam Sejarah Peradaban Manusia. An-Nisa’ : Jurnal Kajian Perempuan Dan Keislaman, 12(2), 240–262. https://doi.org/10.35719/annisa.v12i2.21

Meilinawati, L. (2016). Jilbab: Budaya Pop dan Identitas Muslim di Indonesia. IBDA’: Jurnal Kajian Islam Dan Budaya, 14(1), 139–155. https://doi.org/10.24090/ibda.v14i1.623

Mun’im, M. A. (2017). Fenomena Jilbab di Indonesia: Antara Agama, Budaya, Gaya Hidup. dan Gerakan Sosial. El-Waroqoh; Jurnal Ushuluddin Dan Filsafat, 1(1), 61–72.

Naira, A. (2014). Makna Budaya pada Jilbab Modis (Study Pada Anggota Hijab Style Community Malang). Jurnal Mahasiswa Sosiologi, 3(1), 1–15.

Nasrulloh, N., & Mela, D. A. (2021). Cadar dan Jilbab menurut Dogma Agama dan Budaya Masyarakat (Studi Living Qur’an Surat Al-Ahzab ayat 59 pada Masyarakat Sumatera Barat). Sosial Budaya, 18(1), 54–63. https://doi.org/10.24014/sb.v18i1.12884

Rahayu, T., & Fathonah, S. (2016). Tubuh dan Jilbab: Antara diri dan ‘Liyan’’.’ Al-A’raf : Jurnal Pemikiran Islam Dan Filsafat, 13(2), 263–282. https://doi.org/10.22515/ajpif.v13i2.160

Ransom, C. (2009). Teori Kepribadian Carl R. Rogers. 1–5.

Rohim, A. (2022). Jilbab Antara Orisinalitas dan Produk Budaya. JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala, 7(2), 418–432. https://doi.org/10.58258/jupe.v7i2.3524

Roni, S. M. (2021). Penafsiran tentang Pemakaian Jilbab menurut Pandangan Pemikiran Prof. KH. M. Quraish Shihab. An Nahdhoh; Jurnal Kajian Islam Aswaja, 1(2), 109–115.

Shihab, Q. M. (2002). Tafsir Al-Misbah (II). Lentera Hati Group.

Sugiarto, F., Janhari, N., & Hotimah, H. (2020). Penafsiran Tentang Jilbab dalam Al-Qur’an Surah Al-Ahzab [33] Ayat 59 Menurut Buya Hamka pada Tafsir Al-Azhar. Madinah: Jurnal Studi Islam, 7(1), 118–126.

Suhendra, A. (2013). Kontestasi Identitas Melalui Pergeseran Interpretasi Hijab dan Jilbab dalam Al Qur’an. Palastren: Jurnal Studi Gender, 6(1), 1–22.

Umar, N. (2010). Fiqih Wanita untuk Semua. Serambi Ilmu Semesta.

Umar, N. (2014). Mendekati Tuhan dengan Kualitas Feminis. Quanta.

Webb, E., & Cannon, D. (1997). Six Ways of Being Religious: A Framework for Comparative Studies of Religion. Buddhist-Christian Studies, 17, 235. https://doi.org/10.2307/1390422

Wijayanti, R. (2017). Jilbab Sebagai Etika Busana Muslimah dalam Perspektif Al-Qur’an. Cakrawala: Jurnal Studi Islam, 12(2), 151–170. https://doi.org/10.31603/cakrawala.v12i2.1842

Yulikhah, S. (2017). Jilbab Antara Kesalehan dan Fenomena Sosial. Jurnal Ilmu Dakwah, 36(1), 96–117. https://doi.org/10.21580/jid.v36i1.1627

Diterbitkan

2023-06-28

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Jilbab: Ajaran Agama, Budaya dan Peradaban. (2023). Cakrawala: Jurnal Studi Islam, 18(1), 49-61. https://doi.org/10.31603/cakrawala.8513