Community Empowerment

Articles

Empowering women farmers’ groups through cocoa pod cracker innovation

Andri Amaliel Managanta , Ika Paramitha Lantu , Ni Kadek Sriwati , Yan Alpius Loliwu

Abstract

Cocoa pod husk waste in Kageroa Village, Poso, remains underutilized and poses environmental challenges. This community empowerment program aims to transform this waste into an innovative food product—cocoa husk crackers—to enhance the income and entrepreneurial skills of the Sukamaju Mohintuwo Women Farmer Group (KWT). The program employed a participatory approach, including food processing technology training, production mentoring, and evaluation. Results showed a significant increase in partners' capacity across knowledge (from 45.8 to 85.7), attitude (39.4 to 88.1), and skills (58.6 to 89.3). Furthermore, the group successfully produced crackers with competitive texture, taste, and shelf life. This initiative proved effective in shifting the community’s mindset regarding cocoa waste, creating new business opportunities, and strengthening women's roles in the local economy through regional commodity-based innovation.

Keywords

Cocoa pod husk; Women farmers; Economic empowerment; Food innovation

References

  1. Arianingsih, E., Mirdhayati, I., & Harahap, A. E. (2021). Kualitas Biogas Berbahan Feses Sapi dan Jerami Jagung (Zea mays L.) pada C/N Rasio dan Lama Fermentasi yang Berbeda. JURNAL TRITON, 12(1), 58–67. https://doi.org/10.47687/jt.v12i1.155
  2. Ayuningtyas, R. D., & Abdullah, M. F. (2021). Pengaruh Modal, Upah Tenaga Kerja dan Bahan Baku Terhadap Pendapatan Industri Kerupuk. Jurnal Ilmu Ekonomi JIE, 5(4), 642–653. https://doi.org/10.22219/jie.v4i04.17801
  3. Bakari, N., Managanta, A. A., & Tambingsila, M. (2021). Increasing Capacity of Rice Farmers through the Role Agricultural Extension. Indonesian Journal of Agricultural Research, 4(3), 174–186. https://doi.org/10.32734/injar.v4i2.6348
  4. Bhirawa, S., Shamsudin, R., Hazwan, M., Sharif, S., & Dwi, A. (2024). Heliyon Cocoa by-products : A Comprehensive Review on Potential Uses, Waste Management, and Emerging Green Technologies for Cocoa Pod Husk Utilization. Heliyon, 10(16), e35537. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e35537
  5. BKKBN. (2024). Profil Desa Kageroa Kecamatan Lore Barat. In Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.
  6. Fachmi, M., Ngandoh, A. M., & Sabban, Y. A. (2023). Workshop Pemanfaatan Kulit Kakao Menjadi Sebuah Produk UMKM Khas Daerah Tapango Barat Kabupaten Polman. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(6), 835–840. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i6.264
  7. Harsanto, B. W., & Widyastuti, R. (2024). Evaluasi Substitusi Tepung Kulit Kakao Dan Tepung Kulit Carica Pada Bolu Kukus. Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 8(1), 149–160. https://doi.org/10.32585/ags.v8i1.5215
  8. Henderson, J. C. (2016). Halal food, certification and halal tourism: Insights from Malaysia and Singapore. Tourism Management Perspectives, 19, 160–164. https://doi.org/10.1016/j.tmp.2015.12.006
  9. Hidayat, A. S., Managanta, A. A., Purwanto, P., & Nurjati, E. (2024). The link between collaborative advantage and productivity: Evidence from smallholder cocoa producers in Indonesia. Journal of Infrastructure, Policy and Development, 8(8), 1–27. https://doi.org/10.24294/jipd.v8i8.4936
  10. Inayah, N., Jauhariyah, N. A., Komarudin, K., & Mahbub, M. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Kulit Kakao. LOYALITAS, Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 240. https://doi.org/10.30739/loyal.v2i2.497
  11. Indhasari, F., & Semu, Y. (2023). Pendampingan Dan Pelatihan Pengolahan Kulit Kakao Di Desa Tandung Kecamatan Tinambung Provinsi Sulawesi Barat. Communnity Development Journal, 4(6), 13160–13163.
  12. Managanta, A. A. (2020). Perbaikan Produksi dan Kualitas Buah Kakao Melalui Peningkatan Kompetensi Petani di Desa Sepe Kecamatan Lage Kabupaten Poso. PRIMA: Journal of Community Empowering and Services, 4(2), 70–77. https://doi.org/10.20961/prima.v4i2.41442
  13. Managanta, A. A., Loliwu, Y. A., & Lantu, I. P. (2024a). Development of Animal Feed Based on Cocoa Shell Waste in the Tomata Ndeme Farmer Group. Community Empowerment, 9(12), 1794–1802. https://doi.org/10.31603/ce.12332
  14. Managanta, A. A., Loliwu, Y. A., & Lantu, I. P. (2024b). Pengembangan pakan ternak berbasis limbah kulit kakao di Kelompok Tani Tomata Ndeme. Community Empowerment, 9(12), 1794–1802. https://doi.org/10.31603/ce.12332
  15. Managanta, A. A., Sumardjo, Sadono, D., & Tjitropranoto, P. (2022). Strategy to Increase Farmers ’ Productivity Cocoa using Structural Equation Modeling. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1–10. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1107/1/012105
  16. Nurdika, A., Haliyaturrahmah, S., Faradilla, A., Sartika, D., Saputra, D., Damarasena, K., Pratiwi, N., Azizatul Husna, Z., Randi Pranata, M., & Fuadi, H. (2023). Kerupuk Kulit Kakao: Sebagai Upaya Mengatasi Limbah Kulit Kakao Dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Di Desa Rempek Darussalam. Prosiding Seminar Nasional Gelar Wicara, 1(1), 746–751.
  17. Paradila. (2022). Analisis Pendapatan dan Tingkat Kesejahteraan Petani Kakao Di Kecamatan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues.
  18. Putra, A. E. P., & Destiara, Y. (2021). Potensi dan Respon Masyarakat pada Pengolahan Kulit Kakao Menjadi Krupuk di Desa Sidomakmur Kecamatan Belitang Kabupaten OKU Timur. Jurnal Bakti Agribisnis, 7(01), 19–28. https://doi.org/10.53488/jba.v7i01.98
  19. Ramanda, M. R., Wahyuningtyas, A., & Utari, N. W. A. (2024). Pengembangan dan Pengolahan Kulit buah Kakao menjadi Produk Unggulan Kreatif Cookies dan Kerupuk. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 7(2), 492–503. https://doi.org/10.33474/jipemas.v7i2.21018
  20. Regenstein, J. M., Chaudry, M. M., & Regenstein, C. E. (2003). The Kosher and Halal Food Laws. Comprehensive Reviews in Food Science and Food Safety, 2(3), 111–127. https://doi.org/10.1111/j.1541-4337.2003.tb00018.x
  21. Riadi, M. ., Lamsah, & Zamilah, E. (2023). Strategi Pemasaran Dalam Upaya Meningkatkan Pangsa Pasar Pada Industri Kerupuk MIA. Prosiding Seminar Nasional Ekonomi Tahun 2023, Peran Strategis Pemasaran Sebagai Keunggulan Dalam Persaingan Nasioanal, 282–288.
  22. Saputro, W. A., & Sariningsih, W. (2020). Kontribusi Pendapatan Usahatani Kakao Terhadap Pendapatan Rumah Tangga Petani Di Taman Teknologi Pertanian Nglanggeran Kecamatan Pathuk Kabupaten Gunungkidul. SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 16(2), 208. https://doi.org/10.20961/sepa.v16i2.35825
  23. Siregar, S., Khoirunisa, V., Ramanda, M. R., & Fithriyani, D. (2023). Pemanfaatan Kulit Kakao menjadi Produk Kerupuk sebagai Solusi Gagal Panen Perkebunan Kakao di Desa Karang Radja. AMMA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 39–43.
  24. Tiburcio, P. B., Carvalho, P. De, Soccol, C. R., Bianchi, A., & Medeiros, P. (2025). Cocoa Pod Husk Valorization Through Rhizopus stolonifer Solid-State Fermentation : Enhancement in Antioxidant Activity. Microorganisms Journal, 13, 716. https://doi.org/10.3390/microorganisms13040716
  25. Yasa, I. W., Noviatuzzohrah, Samudra, W., Noviana, Saputra, I. M. D. A., Liestanto, J. D., Setiawan, M. F. H., Akmalyanti, S., Haryati, Mutiah, A., & Nuryana, P. (2022). Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Dalam Menginovasikan Produk Kerupuk Dari Limbah Kulit Kakao di Desa Medana, Tanjung (KLU). Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(2), 15–18. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v4i3.1866
  26. Yulia, M. A. V., Beja, H. D., & Bolly, Y. Y. (2023). Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Kakao (Theobroma cocoa L .) Sebagai Pupuk Bokhasi di Kelompok Tani Pleapuli. Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat, 1(4), 74–83. https://doi.org/10.47861/jipm-nalanda.v1i4.547