Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan

Articles

Pengembangan Media Bigbook Cerita Rakyat untuk Meningkatkan Empati dan Kemampuan Bercerita Anak Usia Dini

Agustiarini Eka Dheasari

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media bigbook cerita rakyat untuk meningkatkan empati dan kemampuan bercerita anak usia dini, khususnya usia 5-6 tahun. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research & Development) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implementation, and Evaluate). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, lembar observasi, dan angket. Pengujian produk dilakukan dengan Quasi Experiment Design (eksperimen semu). Desain rancangan penelitian menggunakan Pretest Posttest Control Group Design. Pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara, lembar validasi, angket penilaian guru, dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan Independent t-test dengan taraf signifikansi 0,05Hasil penilaian dari para ahli menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan “Sangat Baik”. Hal ini menunjukkan bahwa media bigbook layak digunakan untuk meningkatkan empati dan kemampuan bercerita anak usia 5-6 tahun. erdasarkan hasil penelitian, terdapat perbedaan peningkatan kemampuan bercerita dan empati anak, pada hasil akhir antara post perlakuan kelompok kontrol yang tidak menggunakan media, dengan post perlakuan kelompok eksperimen yang menggunakan media bigbook. Nilai sig (2-tailed) pada kemampuan bercerita adalah sebesar 0,000 (sangat baik), dan empati anak memperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 (sangat baik). Dapat disimpulkan bahwa media bigbook berbasis cerita rakyat efektif digunakan untuk meningkatkan empati dan kemampuan bercerita anak usia 5-6 tahun.

Keywords

Bigbook; Folklore; Storyrelling; Emphaty; Childhood

Referensi

  1. Adegbija, M.V & Fakomogbin, M. . (2012). Instructional media in teaching and learning: a nigerian perspective. Global Media Journal African Edition, 6(2), 216–230. https://doi.org/https://doi.org/10.5789/6-2-114
  2. Beaty, zanice. J. (2013). Observasi Perkembangan Anak Usia Dini. Jakarta: Prenada Media Group.
  3. Cress, S. W & Holm, D. T. (2009). Developing empathy through children’s literature. Education, 593–597.
  4. Hilda Jackman, Nancy Beaver, S. W. (2012). Early education curriculum a child’s connection to the world. China: Wadsworth, Cengage Learning.
  5. Kustandi, Cecep & Sutjipto, B. (2013). Media pembelajaran manual dan digital. Bogor: Ghalia Indonesia.
  6. Machado, J. M. (2013). Early childhood experiences in language arts: Early literacy (United Sta). Cengage.
  7. Madyawati, L. (2016). Strategi pengembangan bahasa dan anak (Prenadamedia Group, ed.). Jakarta.
  8. Moeslichatoen. (2004). Metode pengajaran di taman kanak-kanak. Jakarta: Rineka Cipta.
  9. Sallquist, J., Eisenberg, N., Spinrad, T. L., Eggum, N. D., & Gaertner, B. M. (2009). Assessment of preschoolers’ positive empathy: Concurrent and longitudinal relations with positive emotion, social competence, and sympathy. Journal of Positive Psychology, 4(3), 223–233. https://doi.org/10.1080/17439760902819444