Pengembangan Media Stopmotion Berbantuan Storytelling Pada Pembelajaran IPS SD
Abstrak
Permasalahan pembelajaran IPS merupakan permasalahan yang mendesak dan perlu segera dicarikan solusi dalam mengatasi masalah dalam meningkatkan hasil kualitas pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Sekolah Dasar Negeri 2 Pangenjurutengah. Riset ini mempunyai tujuan agar dapat meningkatkan motivasi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di SD Negeri 2 Pangenjurutengah menjadi meningkat. Untuk mengatasi permasalahan pembelajaran tersebut, diperlukan implementasi model belajar yang inovatif dan kreatif sehingga motivasi siswa meliputi hardskill guru, kegiatan siswa, dan hasil pembelajaran siswa mendorong terlibatnya siswa secara proaktif dalam belajar dikelas. Subyek yang diteliti dalam penelitian ini adalah SD Negeri 2 Pangenjurutengah Tahun Pelajaran 2018/2019 Kelas IV. Jenis metode riset yang dilaksanakan menggunakan jenis penelitian pembuatan dan pengembangan atau (R&D) Research and Development. Adapun produk yang dihasilkan adalah pembelajaran IPS dengan media stopmotion berbantuan storytelling yang terdiri dari media pembelajaran, buku guru dan peserta didik. Instrumen yang digunakan dilakukan uji tingkat keandalan dan uji tingkat konsistensi. Sebelum melakukan pengolahan data, dilakukan uji asumsi klasik yang terdiri dari uji data normal atau tidak. Hasil penelitian mendapatkan score validasi ahli materi 77,6% dan score ahli media 78,9%. Pengumpulan data menggunakan angket dalam model pembelajaran, kegunaan, desain media, cakupan materi Ilmu Pengetahuan Sosial Sekolah Dasar yang didapatkan dalam uji asumsi klasik, yaitu tes normalitas data memperoleh score 0,546 > 0,05 (tabel kolmogorov smirnov) sehingga distribusi normal. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai sig.0,000 <0,05 dan t perhitungan 0,76 <1,68 (t tabel). Sehingga dari hasil riset yang dilaksanakan dapat diperoleh simpulan jika media stopmotion dapat meningkatkan motivasi siswa Sekolah Dasar dalam pembelajaran IPS.
Keywords
Stopmotion Media; Storytelling; Social Science Elementary SchoolReferensi
- Arikunto, S. (2016). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik (VI). Jakarta: PT Rineka Cipta.
- Kemp, J. E., & Dayton, D. K. (1985). Planning and Producting Instructional Media (Fifth). New York: Harper & Row.
- Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
- Sudjana, N. (2016). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algessindo.
- Sudjana, N., & Rivai, A. (2015). Media Pengajaran (Penggunaan dan Pembuatannya). Bandung: Sinar Baru Algensindo.
- Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
- Susanto, A. (2013). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama
- Rintis Rizkia Pangestika, PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA KEMAMPUAN PUBLIC SPEAKING MAHASISWA PGSD , Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan: Vol 10 No 1 (2018)