Main Article Content

Abstract

Yayasan Kampung Ilmu Bojonegoro mulai dirintis sejak 1 Juni 2011. Semula sejumlah penggerak literasi di Bojonegoro mendirikan komunitas yang disebut Komunitas Kampung Sinau di Dusun Korgan, Desa/Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro. Yayasan Kampung Ilmu Bojonegoro fokus pada bidang pendidikan. Kegiatan yang dilakukan diantaranya: bimbingan belajar bagi-anak di sekitar Sungai Bengawan Solo, membuka rumah belajar, membuka perpustakaan, menyelenggarakan kajian keilmuan, pelatihan pendidikan, dan pelatihan keterampilan. Namun, semangat anak jangan sampai tercoreng oleh kenakalan yang dilakukan oleh anak disekitar lingkungan kampung belajar. Salah satu kenakalan pada remaja yang sangat mengganggu kehidupan bahkan dapat menggangu psikologi remaja saat ini adalah maraknya kekerasan seksual yang terjadi baik di lingkungan kampus, sekolah maupun tempat pendidikan lainnya, sehingga efek buruk dari kekerasan seksual tersebut perlu disosialisaikan sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan pelajar terhadap bagian-bagian yang termasuk dalam kekerasan seksual. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) melalui pendampingan Peran Pelajar Dalam Penguatan Pemberlakuan Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampung Pelajar Kabupaten Bojonegoro berupa: 1. peningkatan pengetahuan dalam mengenali jenis-jenis kekerasan seksual, 2. penguatan pemahaman dan pengetahuan akan bahaya dan efek yang ditimbulkan oleh kekerasan seksual. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman akan bahaya dan efek buruk dari adanya ataupun perbuatan kekerasan seksual di lingkungan pelajar. Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan diskusi, sosialisasi dan pembentukan satgas. Pengabdian ini telah memunculkan perubahan positif pada wawasan pelajar pentingnya kesadaran hukum terhadap bahaya kekerasan seksual.

Keywords

Peran Pelajar Keberlakuan Permendikbudristek

Article Details