Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) bagi pekerja pembibitan tanaman “Losembi” di Salaman. Permasalahan yang timbul dalam pelaksanaan K3 ini adalah belum maksimalnya pelaksanaan program keselamatan dan kesehatan kerja pada pekerja di “Losembi”. Masalah yang ingin diuangkapkan adalah bagaimana tanggungjawab  pengusaha dalam memberikan perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja bagi pekerja pembibitan tanaman “Losembi” di Salaman apabila mengalami kecelakaan kerja. Penelitian ini dilakukan dengan metode pendekatan Undang-Undang dan penelitian lapangan dengan jenis penelitian yuridis normatif. Adapun sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder dengan kepustakaan dan wawancara. Analisis data yang digunakan yaitu: reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada pembibitan tanaman “Losembi” belum maksimal. Hal ini dapat dilihat masih kurangnya kesadaran dan ketidakpedulian pekerja maupun pemberi kerja untuk bekerja pada kondisi yang aman dengan memperhatikan kelengkapan alat pelindung diri (APD) dan masih kurangnya fasilitas pendukung yang menghambat pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Keywords

Keselamatan Kerja K3 Tanggungjawab Pengusaha Pembibitan Tanaman

Article Details