Main Article Content

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus merupakan kondisi dimana kadar gula darah diatas normal. Apabila keadaan ini tidak ditangani maka gula darah terus naik sehingga menyebabkan komplikasi. Kulitas tidur menjadi salah satu faktor yang perlu diperbaiki guna membantu kadar gula darah agar tetap sabil. Apabila kualitas tidur berkurang maka terjadi pengeluaran hormon kortisol yang berlebih sehingga meningkatkan kadar gula dalam darah.  Maka dari itu perlu dilakukan tindakan dengan memperbaiki kualitas tidur dengan menggunakan teknik non farmakologi yaitu penerapan inovasi Sleep Hygiene. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan inovasi Sleep Hygiene  terhadap kualitas tidur pada pasien Diabetes Melitus type 2. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu studi kasus dengan teknik purposive sampling.  Sempel yang digunakan adalah seorang pasien perempuan umur 64 tahun dengan kualitas tidur buruk. Data sampel diambil dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kualitas tidur dinilai dengan menggunakan instrumen penilaian PSQI (Pitsburg Sleep Quality Index) . Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan inovasi Sleep Hygiene kualitas tidur koresponden meningkat dengan keterangan nilai kualitas tidur buruk (skor 15) menjadi kualitas tidur cukup (skor 6). Kesimpulan: Sleep Hygiene dapat diaplikasikan untuk meningkatkan kualitas tidur seseorang.

Keywords

Sleep Hygiene; Kualitas Tidur; Diabetes Melitus type 2

Article Details

References

    Basir, A. A. (2020). Hubungan Antara Pola Tidur Terhadap Kadar Glukosa Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kabupaten Soppeng The Relationship Between Sleep Pattern With Blood Sugar Levels Of Patients Of Diabetes Mellitus Type 2 In Leworeng Health Center District . 1(2), 1–8.
    Fajriyah, N. N., Aktifa, N., & Faradisi, F. (2017). Hubungan Lama Sakit Diabetes Melitus dengan Pengetahuan Perawatan Kaki pada Pasien Diabetes Melitus Non Ulkus. University Research Colloquium, 15–20.
    Hasina, S. N., & Muhamad, K. (2020). Pengaruh Sleep Hygiene Dan Ergonomic Exercise Berbasis Spiritual Care Terhadap Kadar Asam Urat Dan Kualitas Hidup Effect Of Sleep Hygiene And Ergonomic Exercise Based On Spiritual Care On Uric Acid Levels And Quality Of Life Of Arthritis Gout Patients Pen. 12(2), 203–216.
    Herdman, T. H., & Kamitsuru, S. (2018). NANDA-I Diagnosis Keperawatan Definisi dan Klasifikasi 2018-2020 (Edisi 11). EGC.
    Ibrahim. (2018). Pengaruh Diet Terhadap Kadar Glukosa Darah Pasien Diabetes Militus Tipe II. 1.
    Laila, M. N., Muninggar, D. L. P., & Jaelani, M. (2020). Jurnal Riset Gizi. Jurnal Riset Gizi, 8(1), 19–24.
    Malau, R. Y. (2017). Gambaran Sleep Hygiene Lansia Di Panti Wreda Elim Dan Wisma Harapan Asri, Semarang. In Вестник Росздравнадзора (Vol. 4, Issue April).
    PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (Edisi 1). DPP PPNI.
    Rahmawati, F., Tarigan, A. H. Z., Y., E. Y. F., & Nugroho, I. P. (2019). Hubungan Sleep Hygiene Terhadap Kualitas Tidur Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 The Correlation Between Sleep Hygiene And Sleep Quality On People With Type 2 Diabetes Mellitus. Seminar Nasional Keperawatan “Penguatan Keluarga Sebagai Support System Terhadap Tumbuh Kembang Anak Dengan Kasus Paliatif” Tahun 2019, Dm.
    Resti, D., & Nanda, D. (2018). Hubungan Kualitas Tidur Dengan Kadar Glukosa Darah Pada. 1(1).
    Restyana, F. (2016). Anti-oxidant and anti-diabetic activities of ethanolic extract of Primula Denticulata Flowers. Indonesian Journal of Pharmacy, 27(2), 74–79. Https://doi.org/10.14499/indonesianjpharm27iss2pp74
    Saputri, R. D. (2020). Komplikasi Sistemik Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1), 230–236. Https://doi.org/10.35816/jiskh.v11i1.254
    Sumah, D. F. (2019). Hubungan Kualitas Tidur dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD dr. M. Haulussy Ambon. Jurnal BIOSAINSTEK, 1(1), 56–60. Http://journal.stikes-mb.ac.id/index.php/caring/article/download/8/7