Main Article Content

Abstract

Keamanan makanan merupakan kebutuhan masyarakat karena makanan yang aman akan melindungi dan mencegah terjadinya penyakit atau gangguan kesehatan. Formalin adalah nama dagang larutan Formaldehid dalam air dengan kadar 30-40%. Formalin merupakan salah satu bahan kimia yang banyak disalahgunakan untuk mengawetkan produk olahan kedelai seperti tahu yang sangat merugikan masyarakat, karena dapat merusak kesehatan. Organisasi ternama di dunia seperti International Agency for Research on Cancer (IARC), telah menetapkan bahwa formalin merupakan senyawa pertama yang menyebabkan kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya kandungan formalin pada tahu yang beredar di pasar tradisional Kodya Magelang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif-kuantitatif dengan pendekatan laboratorik dengan pengambilan sampel secara acak sederhana, dengan nilai ketepatan sebesar 80% (nilai kritis : 0,2). Menggunakan 3 metode uji kualitatif formalin yaitu Nash’s, Fenilhidrazin HCl dan uji keawetan. Hasil dari penelitian menunjukan tidak ditemukan kandungan formalin dalam tahu.  Artinya seluruh sampel tahu yang berasal dari pasar tradisional Kodya Magelang negatif mengandung formalin dengan prosentase 100% negatif. 

Keywords

Formalin Tahu Uji Kualitatif

Article Details