Main Article Content

Abstract

The main components for tablet formulations are the fillers, binders, crushers, thinners and lubricants. Among these components, the binders play a key role on the powder cohesion properties during the formation of tablet granules. In this study, turmeric extract tablets were formulated using 15 g of turmeric extract, 35 g of aerosil, 12.8 g of lactose, 1% magnesium stearate, 200 ml of aquadest and gelatin as a binder. To evaluate the effect of gelatin on the tablet formulation, the gelatin was then prepared in different formulation namely 0.1 g (formulation A), 0.2 g (formulation B) and 0.5 g (formulation C), respectivley. Based on the tablet properties, the turmeric tablet with formulation C met the standard requirements of friability less than 1%, the hardness in the range of 4 -8 kg and disintegration time under 15 minutes.

Keywords

Gelatin Turmeric Extract Tablets Wet Granulation

Article Details

References

  1. Allen Jr, L.V., and Ansel, H.C., (2014). Pharmaceutical Dosage Forms and Drug Delivery
  2. Systems, 10 rd, Philadelphia : Wolters Kluwer
  3. Apriani, N. P., & Arisanti, C. I. S. (2015). Pengaruh penggunaan amilum jagung pregelatinasi sebagai bahan pengikat terhadap sifat fisik tablet vitamin E.
  4. Arifah, N. (2014). Efek penyimpanan terhadap kadar dari stabilitas fisik tablet kaptopril di puskesmas wilayah purwokerto. (Bachelor), Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Purwokerto.
  5. Depkes, R. I. (1979). Farmakope Indonesia edisi III. Jakarta: Menteri Kesehatan Republik Indonesia
  6. Depkes, R. I. (2014). Farmakope Indonesia edisi V. Jakarta: Menteri Kesehatan Republik Indonesia
  7. Depkes, R. I. (2020). Farmakope Indonesia edisi VI. Jakarta: Menteri Kesehatan Republik Indonesia
  8. Dwi, E. (2013). Pengaruh penyimpanan terhadap mutu fisik tablet parasetamol dengan bahan pengikat polivinilpirolidon K30 yang dibuat secara granulasi basah. (Bachelor), Universitas Airlangga, Surabaya.
  9. Hadisoewignyo, L., & Fudholi, A. (2013). Sediaan Solida. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  10. Kurniawan, D. W., Yogatama, A., & Aryani, R. P. (2013). Penggunaan tepung agar sebagai pengikat dalam tablet antidiabetes ekstrak etanol bawang merah. Kartika Jurnal Ilmiah Farmasi, 1(1), 8-16.
  11. Kusumawati, W. (2012). Perbandingan lama pengeringan granul terhadap kadar air dan sifat fisis tablet parasetamol. (Bachelor), UNS, Surakarta.
  12. Lestari, N. (2013). Pengaruh kondisi penyimpanan obat terhadap kualitas tablet vitamin C di puskesmas kecamatan Pontianak kota. (Bachelor), Untan, Pontianak.
  13. Mindarwanis, & Hasanah, D. (2017). Formulasi sediaan tablet ekstrak daun nangka (Artocarpus Heterophyllus L) dengan variasi Polivinil Pirolidon (PVP) sebagai pengikat dan evaluasi sifat fisiknya. Jurnal Kesehatan Palembang, 12(1), 12-26.
  14. Narang, A. S., & Badawy, S. I. F. (2019). Handbook of pharmaceutical wet granulation. London: Academic Press.
  15. Novriyaldi, A., Suhardiana, E., & Juniarin, A. (2020). Pengaruh penambahan avicel PH 102 terhadap sifat fisik tablet ekstrak daun papaya (Carica papaya L.) secara kempa langsung. Journal of Pharmacopolium, 3(2), 50-57.
  16. Nugraheni, T. P., Mundriyastutik, Y., & Jaya, T. H. (2018). Evaluasi mutu fisik tablet hisap ekstrak daun ketepeng Cina (Cassia Alata L.) dengan bahan pengikat CMC-Na. Indonesia Jurnal Farmasi, 3(1), 10-15.
  17. Parrott, E.L., (1971). Pharmaceoutical Technology, 3rd, Mineapolis: Burges Publication.
  18. Pratiwi, R. D., Murukmihadi, M., & Aisiyah, S. (2017). Pengaruh gelatin sebagai bahan pengikat terhadap sifat fisik tablet kunyak kelopak bunga rosella (Hibiscus Sabdariffa L.) dengan granulasi basah. Pharmacy, 14(1), 31-40.
  19. Putri, Y. K., & Husni, P. (2018). Artikel Tinjauan: Pengaruh bahan pengikat terhadap sifat fisik tablet. Farmaka, 16(1), 33-40.
  20. Safitri, N., Gusmayadi, I., & Muchlifah, W. (2014). Pengaruh kenaikan kadar gelatin sebagai bahan pengikat terhadap sifat fisik tablet hisap ekstrak Ekinase (Echinacea Purpurea Herb] secara granulasi basah. Jurnal Prospek Farmasi Indonesia, 1(1), 21-25.
  21. Sapri, Setiawan, D., & Khairunnisa, R. (2012). Pengaruh penggunaan pati biji cempedak (Arthocarpus champeden lour) sebagai bahan pengikat terhadap sifat fisik tablet parasetamol secara granulasi basah. J. Trop.Pharm. Chem, 2(1), 47-61.
  22. Shamsher, S., & Puneet, K. (2017). Neuroprotective potential of curcumin in combination with piperine against 6-Hydroxy dopamine indeced motor deficit and neurochemical alterations in rats. Inflammopharmacology, 1, 69-79.
  23. Suci, P. W., Kartadarma, E., & Darusman, F. (2015). Pengaruh bahan pengikat HPMC dan CMC-Na terhadap karakteristik sediaan tablet mengandung ekstrak kulit kayu cangkring (Erythrina fusca lour). Paper presented at the Prosiding penelitian SPeSIA UNISBA, Bandung.
  24. Suyono, E., & Nurhaini, R. (2016). Formulasi tablet ekstrak kunyit (Curcuma Domestica Val) dengan variasi bahan pengikat. Cerata Jurnal Ilmu Farmasi, 5(1), 1-16.