Pendidikan Kecerdasan Berbasis Keimanan
Abstrak
Kecerdasan intelektual adalah kemampuan intelektual, analisa, logika dan rasio. Otak manusia dapat dibagi atas tiga aspek, yaitu cortex cerebri, system limbic dan lobus temporal. Cortex cerebri berfungsi mengatur kecerdasan intelektual (IQ), system limbic berfungsi mengatur kecerdasan emosional (EQ) dan lobus temporal berfungsi mengatur kecerdasan spiritual (SQ). Keterampilan praktis dalam mengelola emosi yaitu: (1) kesadaran diri, (2) motivasi (3) pengaturan diri, (4) empati, dan (5) keterampilan sosial. Karakter dapat diartikan sebagai sifat pribadi yang relatif stabil pada diri individu yang menjadi landasan penampilan perilaku dalam standar nilai dan norma yang tinggi. Karakter merupakan sikap dan kepribadian seseorang yang diyakininya baik dan berwujud dalam tingkah lakunya sebagai pribadi yang menjadikannya mempunyai reputasi sebagai orang baik. Kecerdasan emosional didefinisikan sebagai kemampuan merasakan, memahami dan secara efektif menerapkan kepekaan emosi sebagai sumber energi, informasi, dan pengaruh manusiawi.
Keywords
Keimanan; Kecerdasan Intelektual; emosional dan spiritualReferensi
Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama
- Yusron Masduki, Mohd Erfino Johari, Digital Learning Fatigue and Academic Motivation in Students at Ahmad Dahlan University Yogyakarta , Jurnal Tarbiyatuna: Vol 16 No 2 (2025)
- Yusron Masduki, Virus N-Ach Dalam Al Qur’an: Dorongan Beragama dan Berkompetisi , Jurnal Tarbiyatuna: Vol 6 No 2 (2015)