Pelatihan Antiseptic Mouthwash Cengbalut Kesehatan Rongga Mulut Desa Giripurno Borobudur

Penulis

  • Retno Wahyu Wardani Universitas Muhammadiyah Magelang image/svg+xml
  • Rismi Yatun
  • Agi Widarti
  • Dyah Retno Wulandari
  • Suparti Suparti

Kata Kunci:

PHBS, Bau Mulut, Cengkeh, Komunitas, Wasgalut

Abstrak

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) warga Desa Giripurno Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang belum optimal. Di sisi lain di Desa Giripurno, masyarakat banyak yang membudidayakan cengkeh di pekarangan rumahnya. Ternyata cengkeh bisa dapat dimanfaatkan sebagai obat sakit gigi, bisa juga untuk obat kembung.  Agar dapat digunakan untuk mengatasi bau mulut, cengkeh kami olah dalam bentuk yang praktis salah satunya adalah antiseptic mouthwash. Sehubungan dengan hal tersebut, maka akan dilakukan kegiatan pengabdian yang bertujuan untuk 1) memberikan pengetahuan dan pelatihan kepada warga desa tentang pemanfaatan cengkeh sebagai obat kumur dan obat sakit gigi 2) membentuk komunitas “Wasgalut”, di Desa Giripurno, Borobudur Kabupaten Magelang. Kegiatan diawali dengan sosialisasi bahaya pada karang gigi, kemudianpelatihan pembuatan antiseptic mouthwash cengbalut, dan pembentukan komunitas “wasgalut”. Sebagai kelompok sasarannya adalah warga kelompok usia 20-50 tahun yang umumnya ibu rumah tangga. Hasil kegiatan tersebut adalah 1) bertambahnya pengetahuan warga tentang manfaat cengkeh sebagai obat mencegah bau mulut. 2) warga mampu membuat anthiseptic mouthwast dari cengkeh, dan 3) terbentuknya komunitas “wasgalut di desa Giripurno, Borobudur. Pembentukan komunitas tersebut bertujuan agar kepedulian warga terhadap perawatan mulut meningkat, dan untuk pengembangan usaha produksi cengkeh.

Unduhan

Diterbitkan

2017-09-07