Paedagogie

Artikel

Gambaran Perilaku Social Withdrawal Studi Kasus Seorang Siswa Kelas VIII SMP

Fatimah Az-Zahra , Abdul Saman , Fitriana , Maslina

Abstrak

Perilaku social withdrawal dapat muncul pada berbagai kelompok usia, termasuk remaja, dan sering kali terlihat dalam lingkungan pendidikan melalui kecenderungan siswa menjauh dari interaksi dengan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku social withdrawal pada salah satu siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Takalar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus (case study). Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa RAP memperlihatkan perilaku social withdrawal berupa kecenderungan menyendiri dalam berbagai situasi, kurang terlibat dalam aktivitas kelompok, menghindari komunikasi dengan teman sebaya, memiliki sensitivitas emosional yang tinggi, serta menunjukkan rasa malu dalam situasi sosial tertentu. Perilaku tersebut dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengalaman interpersonal yang kurang menyenangkan dapat mempengaruhi perkembangan sosial dan emosional peserta didik sehingga mendorong munculnya perilaku menarik diri di lingkungan sekolah. 

Keywords

Social Withdrawal; Interaksi Sosial; Peserta Didik

Referensi

  1. A’yun, S. Q., Habsy, B. A., & Nursalim, M. (2025). Model-Model Penelitian Kualitatif: Literature Review. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 4(2), 341–354. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jpion.v4i2.367
  2. Agustin, A. P., Sugiarti, R., & Suhariadi, F. (2024). Hubungan antara Permasalahan Interaksi Sosial Teman Sebaya dengan Gangguan Konsep Diri pada Anak Usia Dasar. 5(12), 1829–1838.
  3. Coplan, R. J., Rose-Krasnor, L., Weeks, M., Kingsbury, A., Kingsbury, M., & Bullock, A. (2013). Alone is a crowd: Social motivations, social withdrawal, and socioemotional functioning in later childhood. Developmental Psychology, 49(5), 861–875. https://doi.org/10.1037/a0028861
  4. Damayanti, R. (2023). Implementasi Layanan Konseling Kelompok dengan Teknik Social Skills Training untuk Mereduksi Perilaku Withdrawal pada Peserta Didik di SMP Negeri 3 Tanjung Raja Lampung Utara. (Doctoral Dissertation, UIN RADEN INTAN LAMPUNG).
  5. Haifa, N. M., Nabilla, I., Rahmatika, V., & Hidayatullah, R. (2025). Identifikasi Variabel Penelitian, Jenis Sumber Data dalam Penelitian. Dinamika Pembelajaran: Jurnal Pendidikan Dan Bahasa, 2(2), 256–270. https://doi.org/https://doi.org/10.62383/dilan.v2i2.1563
  6. Juniandari, S., Ramadhani, S., & Hanum, F. (2023). Analisis Perilaku Social Withdrawal Pada Anak Usia Dini Di Tk Kemala Bhayangkari Tanjung Morawa. Research in Early Childhood Education and Parenting, 4(1), 43–50. https://doi.org/10.17509/recep.v4i1.58799
  7. Levi, T., Jesslyn, A., Hadibroto, M. G., Cheriselyn, J. N., & Yulianto, J. E. (2023). Speech Your Colors!: Mengurangi Kecenderungan Social Withdrawal Pada Anak Usia 6-10. Procedia : Studi Kasus Dan Intervensi Psikologi, 11(4), 149–155. https://doi.org/10.22219/procedia.v11i4.27867
  8. Mendrofa, F. A. M., & Susilowati, K. (2024). Metodologi Penelitian Kualitatif. Penamuda Media.
  9. Mills, R. S. L., & Rubin, K. H. (1998). Short Report Are Behavioural and Psychological Control Both Differentially Associated with Childhood Aggression and Social Withdrawal? Canadian Journal of Behavioural Science, 30(2), 132–136.
  10. Muliadi, M. Y., Amelia, T. P., & Masril, M. (2023). Strategi Penerapan Layanan Bimbingan Dan Konseling Karir Pada Sekolah Menegah Atas Berbasis Islam Di Kurikulum Merdeka. Ghaidan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Dan Kemasyarakatan, 7(1), 110–114. https://doi.org/10.19109/ghaidan.v7i1.18069
  11. Murtafiah, A., & Sahara, O. A. (2019). Pelaksanaan Bimbingan Pribadi Sosial Dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Siswa Terisolir Di SMP Negeri 5 Banguntapan. Konseling Edukasi: Journal of Guidance and Counseling, 3(2), 1–29. https://doi.org/10.21043/konseling.v3i2.6542
  12. Novianti, W. R., Rachmawati, W., & Sutini, T. (2023). Prevalensi Kecenderungan Social Withdrawal (Hikikomori) pada Remaja di Kota Bandung. Jurnal Keperawatan Silampari, 183(2), 153–164. https://doi.org/https://doi.org/10.31539/jks.v6i2.5407
  13. Nurmawat, N., & Karneli, Y. (2021). Hubungan Ketidakharmonisan Keluarga Dengan Interaksi Sosial Siswa. 2(2), 149–156. https://doi.org/https://doi.org/10.36728/cijgc.v2i02.1513
  14. Pramesti, A., & Musslifah, A. (2024). Gambaran Kemampuan Interaksi Teman Sebaya Dalam Berdiskusi Kelompok Pada Siswa Kelas X SMAN Gondangrejo. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 4(1), 39–48. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v4i1.2704
  15. Pratiwi, H. R. (2020). Studi Kasus Perilaku Social Withdrawal Pada Anak Usia Dini. JP2KG AUD (Jurnal Pendidikan, Pengasuhan, Kesehatan Dan Gizi Anak Usia Dini), 1(2), 147–158. https://doi.org/10.26740/jp2kgaud.2020.1.2.147-158
  16. Puspita, Nurlaili, & Syarifin, A. (2019). Kesulitan Anak Usia Dini Dalam Berinteraksi Sosial Di TK Negeri 09 Bengkulu Selatan. Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education, 3(1), 22–31.
  17. Qomaruddin, & Sa’diyah, H. (2024). Kajian Teoritis tentang Teknik Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif. Journal of Management, Accounting and Administration, 1(2), 77–84.
  18. Rahim, S., Bin Smith, M., & Korompot, S. (2023). Layanan Bimbingan Kelompok dan Pengaruhnya Terhadap Perilaku Menarik Diri Pada Siswa. Student Journal of Guidance and Counseling, 2(2), 180–186. https://doi.org/10.37411/sjgc.v2i2.2160
  19. Ramadhan, G., Nurjanna, U., Rahayu, N. A., Natasya, Marshela, & Amril. (2025). Dinamika Psikososial Dalam Perkembangan Remaja: Studi Kasus Pada Pengaruh Teman Sebaya. RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(1), 1–8.
  20. Ramdhan, T. W. (2025). Metode Penelitian Kualitatif (Teori, Teknik, dan Aplikasi) (Junaidi (ed.)). Press STAI Darul Hikmah Bangkalan.
  21. Retno, L., & Pratiwi, F. I. (2022). Penerapan Konseling Kelompok Rasional Emotif Perilaku Untuk Menurunkan Perilaku Menarik Diri (Withdrawal) Pada Siswa. Jurnal Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya, 381–386.
  22. Sinaulan, N. L., Sengkey, M. M., Julius, H. N., & Sinurat, P. (2025). Pengalaman mahasiswa pertengahan yang mengalami social anxiety dan perasaan inferior di lingkungan kampus. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 3590–3594.
  23. Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Sutopo (ed.)). Alfabeta, Bandung.
  24. Umam, C., Dewi, M. P., Purwitasari, E., Jusmawandi, Hamzah, I. F., Ningrum, F. A. S., Wijaya, F., Syathroh, I. L., Dwiputri, A. Y., Sriwahyuni, D., Prabowo, H., Permata, R., Malana, S. L., Risambessy, J., & Ilham. (2024). Metode Penelitian Kualitatif (Suyadi (ed.)). Penamuda Media.
  25. Wahyuddin, Z., Yuana, C., & Kurniawan, M. R. (2024). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Hikikomori pada Remaja Di Jepang. TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa Dan Sastra, 04(06), 8–15. https://doi.org/https://doi.org/10.69957/tanda.v4i06.1664
  26. Wardiansyah, J. A. (2022). Pengaruh Insecure Terhadap Interaksi Sosial Pada Santri Babun Najah. Aflah Consilia: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 1(1), 1–21. https://doi.org/https://doi.org/10.56997/aflahconsilia.v1i1.790