Paedagogie

Artikel

Eksplorasi Konsep Matematika pada Keris dan Pendok

Muchlis Rifai , Sri Rejeki , Rini Setyaningsih

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) mengeksplorasi dan mendeskripsikan nilai budaya yang terdapat pada keris dan pendok; 2) mengeksplorasi dan mendeskripsikan konsep matematika yang terdapat pada keris dan pendok. Penelitian ini merupakan kajian deskriptif kualitatif melalui pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan dilakukan dengan observasi, dokumentasi, dan wawancara yang melibatkan satu ahli budaya dan satu ahli matematika. Objek penelitian ini adalah keris dan pendok di Museum Keris Surakarta. Teknik analisis data dilakukan dengan mengategorikan temuan nilai budaya dan konsep matematika pada setiap keris dan pendok, kemudian diolah dalam tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di setiap bilah keris dan pendok memiliki nilai budaya masing-masing berupa makna dan filosofi yang berbeda berdasarkan lekuk bilah keris dan motif yang terdapat pada pendok.  Berdasarkan hasil eksplorasi pada lekuk keris Jangkung, Parungsari, dan Nagasiluman, terdapat konsep bilangan ganjil dan trigonometri. Selain itu, terdapat konsep geometri transformasi berupa refleksi dan dilatasi yang terdapat pada pendok Blewah motif Ulir, Bunton motif Slorok, dan Bunton motif Krawang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pembelajaran matematika sekolah melalui integrasi etnomatematika dengan konteks budaya keris dan pendok.

Keywords

etnomatematika; keris; bilangan; trigonometri; geometri transformasi

Referensi

  1. Annastiar, S., Chandra, F., Muzaiyanah, U., Arfinanti, N., Islam, U., Sunan, N., Yogyakarta, K., & Geometri, T. (2025). Studi etnografi: konsep transformasi geometri keris kyai tengara. MathEdu (Mathematic Education Jurnal), 8(3), 217–225. https://doi.org/journal.ipts.ac.id/index.php/MathEdu
  2. Ardiyanti, B., & Ningsih, E. F. (2024). Etnomatematika bangunan pionering pramuka terhadap minat dan kreativitas siswa. JPTK: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas, 1(3), 156–161. https://doi.org/10.61650/jptk.v1i3.508
  3. Azizah, N., & Hendriyani, W. (2024). Implementasi penggunaan teknologi digital sebagai media pembelajaran pada pendidikan inklusi di Indonesia. Jurnal Educatio, 10(2), 644–651. https://doi.org/https://doi.org/10.31949/educatio.v10i2.8586
  4. Azmidar, Busrah, Z., & Nurwahida. (2026). Eksplorasi etnomatematika pada kain tenun rongkong motif rundun lolo. JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika Dan IPA, 6(1), 32–40. https://doi.org/https://doi.org/10.53299/jagomipa.v6i1.2980
  5. Bimantara, A. R. (2024). Peran etnomatematika dalam pembelajaran matematika. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4, 1252–1258. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i1.7712
  6. Charitas, R., & Prahmana, I. (2021). The journey of journal on mathematics education: from local to global. Journal on Mathematics Education, 12(3), 389–410. https://doi.org/10.22342/jme.12.3.15001.389-410
  7. D’Ambrosio, U., & Rosa, M. (2017). Ethnomathematics and its diverse approaches for mathematics education. Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-319-59220-6
  8. Djulaeka, Suharyanto, M. N., Zulkifli, M., & Farizi, S. (2024). Legal protection for traditional knowledge of sumenep keris. Trunojoyo Law Review (TLR), 6(2), 234–255. https://doi.org/10.21107/tlr.v6i2.25442
  9. Faiziyah, N., Khoirunnisa, M., Azizah, N. N., Nurrois, M., Prayitno, H. J., Desvian, Rustamaji, & Warsito. (2021). Etnomathematics: mathematics in batik solo. Journal of Physics: Conference Series, 1720(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1720/1/012013
  10. Faradina, M. P., & Djasuli, M. (2024). Sumenep keris as a cultural accounting tool: assessment, recording, management of cultural heritage. Jurnal Eksbis: Analisis, Prediksi, Dan Informasi, 25(1), 92–104. https://doi.org/jurnalekonomi.unisla.ac.id
  11. Fatimah, L., Nuryadi, & Marhaeni, N. H. (2026). Eksplorasi etnomatematika dalam tatanan bangun ruang dan bangun datar pada bangunan istana kuning pngkalan bun kalimantan tengah. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 9183–9193. https://doi.org/joecy.org/index.php/joecy
  12. Handayani, R. N., Wiryanto, & Rahaju, E. B. (2026). Efektivitas lkpd materi bangun datar berbasis etnomatematika cakra palah untuk meningkatkan literasi nomerasi siswa kelas v sekolah dasar. Jurnal Kependidikan, 15(1), 161–172. https://doi.org/10.58230/27454312.3431
  13. Harahap, D. F. H., Febrian, Nurizati, Sanadia, Adelia, M., Ambarita, N. I., Candraningtyas, R., & Rahmawati, K. (2023). Ethnomathematics on floating kelong from malang rapat. Jurnal Gantang, 8(2), 167–180. https://doi.org/10.31629/jg.v8i2.6662
  14. Herawaty, D., Khrisnawati, D., Widada, W., Mundana, P., & Anggoro, A. F. D. (2020). The cognitive process of students in understanding the parallels axiom through ethnomathematics learning. Journal of Physics: Conference Series, 1470(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1470/1/012077
  15. Herawaty, D., Widada, W., Adhitya, A., Sari, R. D. W., Novianita, L., & Falaq Dwi Anggoro, A. (2020). Students’ ability to simplify the concept of function through realistic mathematics learning with the ethnomathematics approach. Journal of Physics: Conference Series, 1470(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1470/1/012031
  16. Husen, K., & Husni, M. (2025). Peran pesantren dalam meneguhkan identitas budaya indonesia di tengah arus modernisasi. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 387–397. https://doi.org/ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/ihsan
  17. Izza, L. S. (2023). Pembentukan dan pencarian identitas budaya indonesia. KRINOK: Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah FKIP Universitas Jambi, 2(1), 160–168. https://doi.org/pdfs.semanticscholar.org
  18. Khairudin, A. N. A., Mazian, N. M., Azimin, A. S., Ramli, M., & Othman, S. A. (2024). An illustration of bilah keris luk 7 using bezier cubic cirve and cubic polynomial curve. Mathematical Sciences and Informatics Journal, 5(1), 21–33. https://doi.org/10.24191/mij.v5i1.937
  19. Kusumatatwa, K. I. I., Nagoro, K. R. T. S. D., & Setiadi, A. (2021). Estetika metafisika pada seni keris sebagai media pembelajaran. Journal of Contemporary Indonesian Art, 7(2), 74–88. https://doi.org/10.24821/jocia.v7i2.5501
  20. Lestari, S. P. (2024). Desakralisasi makna keris: studi etnografi pada ahli waris keris. UMBARA: Indonesian Journal of Anthropology, 9(1). https://doi.org/10.24198/umbara.v9i1.53271
  21. Maulida, L. K., Ana, K., Sa’diyah, H., & Zuliana, E. (2026). Eksplorasi konsep bangun ruang dalam perspektif etnomatematika pada rumah adat joglo pencu kudus. IMEIJ: Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 7(1), 697–713. https://doi.org/http://doi.org/10.54373/imeij.v7i1.4957
  22. Maulidia, S. N., Jannah, U. R., Lestari, A. N. I., & Muhlis, M. (2026). Etnomatematika: eksplorasi konsep geometri dalam anyaman tradisional madura. ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 8(2), 161–170. https://doi.org/jurnal.umk.ac.id/index.php/anargya
  23. Metungku, E., Terampe, J., Wounde, D., & Tobondo, Y. (2025). Analisis kemampuan pemahaman konsep matematika dasar materi bilangan bagi mahasiswa FKIP non pendidikan matematika. Jurnal Pandelo’e, 5(1), 95–99. https://publikasi.unkrit.ac.id/index.php/Pand/article/view/54
  24. Munthe, L. N., Silaen, A., Simanjutak, K., Damanik, G., & Situngkir, F. L. (2026). Etnomatematika pada motif kain (hiou) bulang simalungun. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 3(2), 72–82. https://doi.org/https://doi.org/10.61722/jmia.v3i2.8784
  25. Nursanti, Y. B., Saputra, B. A., & Gibran, G. K. (2024). Systematic literature review: efektivitas penerapan pendekatan etnomatematika dalam pembelajaran matematika. Jurnal Education and Development, 12(3), 107–113. https://doi.org/10.37081/ed.v12i3.6367
  26. Rachmawati, T. K., Kusnadi, F. N., & Sugilar, H. (2021). Kemampuan pemahaman matematis siswa pada materi trigonometri. SJME: Supremum Journal of Mathematics Education, 5(2), 170–178. https://doi.org/10.35706/sjme.v5i2.5140
  27. Rahmi, A., Prastowo, A. N. B., & Biwono, D. C. C. (2021). Kepedulian mahasiswa terhadap pelestarian budaya indonesia di masa pandemi. De CIve: Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 1(10), 398–404. https://doi.org/10.56393/decive.vli11.303
  28. Rofi’i, A., & Halid, A. (2025). Ketahanan budaya lokal di tengah serbuan budaya populer asing. Jurnal Budaya, 6(2), 27–35. https://doi.org/https://jurnalbudaya.ub.ac.id Ketahanan
  29. Safitri, D., & Rahmawati, I. (2018). Pengembangan media find me pada pembelajaran matematika materi bilangan ganjil genap untuk kelas II sekolah dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 6(5), 777–786.
  30. Sebatubun, M. M., & Haryawan, C. (2024). Implementasi algoritma convolutional neural network untuk klasifikasi jenis keris. Jurnal Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer, 11(3), 597–604. https://doi.org/10.25126/jtiik.937260
  31. Serepinah, M., Maksum, A., & Nurhasanah, N. (2021). Kajian ethnomatematika berbasis budaya lokal tradisional ditinjau dari perspektif pendidikan multikultural. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 13(2), 148–157. https://doi.org/10.24246/j.js.2023.v13.i2.p148-157
  32. Silva, R. A. (2022). Ethnomatematics approach as a tool for cultural valuation and social representativity: possibilities in a quilombola community. The Mathematics Enthusiast, 19(2), 371–393. https://doi.org/10.54870/1551-3440.1557
  33. Sudrajat, U., & Wibowo, D. S. (2014). Keris.
  34. Supriatin, A., Latifah, A., & Annisah, S. (2023). An analysis of student’s difficulties in learning mathematics at madrasah ibtidaiyah. AL IBTIDA: Jurnal Pendidikan Guru MI, 10(2), 353–362. https://doi.org/10.24235/al.ibtida.snj.v10i2.13718
  35. Turnip, L., Sarah, S., Sinurat, P. P., Sukma, M., & Rahmawati, F. (2024). Etnomatematika dalam geometri pada bangunan mual tio tetua marga turnip. PROSIDING SANTIKA 4: Seminar Nasional Tadris Matematika UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, 4, 1–13. https://doi.org/proceeding.uingusdur.ac.id/index.php/santika/article/view/santika4241
  36. Wahyuni, I. (2021). Etnomatematika.
  37. Wicaksono, R. W., Izzati, N., & Tambunan, L. R. (2020). Eksplorasi Etnomatematika pada Gerakan Pukulan Seni Pencak Silat Kepulauan Riau. 8(1), 1–11.
  38. Widyaputri, P. N. S., & Agustika, G. N. S. (2021). Media pembelajaran matematika pada pokok bahasan pecahan dengan pendekatan kontekstual. Journal for Lesson and Learning Studies, 4(1), 45–52. https://doi.org/10.23887/jlls.v4i1.32741
  39. Wiryanto, Primaniarta, M. G., & Mattos, J. R. L. de. (2022). Javanese ethnomathematics: exploration of the tedhak siten tradition for class learning practices. Journal of Mathematics Education, 13(4), 661–680. https://doi.org/10.22342/jme.v13i4.pp661-680
  40. Wulan, E. R., Inayah, A. M., Khusnah, L., & Rohmatin, U. (2021). Etnomatematika: geometri transformasi dalam konteks monumen simpang lima Gumul Kediri. 6(2), 187–203. https://doi.org/10.26594/jmpm.v6i2.2509
  41. Yulianasari, N., Salsabila, L., Maulidina, N., & Maula, L. H. (2021). Implementasi etnomatematika sebagai cara untuk menghubungkan matematika dengan kehidupan sehari-hari. PROSIDING SANTIKA 3: Seminar Nasional Tadris Matematika UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, 642–652.
  42. Yuningsih, N., Nursuprianah, I., & Manfaat, B. (2021). Eksplorasi etnomatematika pada rancang bangun rumah adat lengkong. Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta, 3(1), 1–13. https://doi.org/10.21009/jrpmj.v3i1.19517