PELAKSANAAN KEKUASAAN PEMERINTAHAN OLEH PRESIDEN PASCA AMANDEMEN UUD 1945 (STUDI PERIODE 2004-2009)
Abstract
Dalam praktik ketatanegaraan yang terjadi, fenomena yang berjalan selama empat dekade terakhir ini menunjukkan kecenderungan pengaturan sistem bernegara yang lebih berat ke lembaga eksekutif (executive heavy). Posisi presiden sebagai kepala negara sekaligus sebagai kepala pemerintahan yang tidak jelas batasan wewenangnya dapat berkembang ke arah yang negatif berupa penyalahgunaan wewenang. Kekuasaan pemerintahan yang ada pada presiden, atau biasa disebut dengan kekuasaan eksekutif, merupakan konsekuensi dianutnya sistem pemerintahan presidensil oleh UUD 1945. Studi ini ingin menjadi bagian dari wacana tentang kekuasaan pemerintahan oleh Presiden dan kekuasaannya sebagai Kepala Negara. Dalam studi ini dipaparkan dan dianalisis kekuasaan pemerintahan dan Presiden sebagai Kepala Negara, yang secara normatif didasarkan pada UUD1945 pasca amandemen
Metode penelitian yang digunakan dalam studi atau penelitian ini adalah penelitian hukum normatif yang menekankan pada penelitian pustaka. Penelitian pustaka berarti akan lebih banyak menelaah dan mengkaji bahan hukum yang diperoleh dari penelitian pustaka saja dan tidak diperlukan penyusunan atau perumusan hipotesis. Penelitian tersebut dapat dilakukan terutama terhadap hukum primer dan skunder sepanjang bahan-bahan tadi mengadung kaidah-kaidah hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan perubahan pertama, kedua, ketiga, dan keempat Amandemen Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 selesai. Namun dengan telah diselesaikannya reformasi konstitusi, muncul gejala dominasi Legislatif setelah reformasi digulirkan sampai saat ini menunjukkan tanda-tanda kecenderungan penyimpangan kekuasaan oleh lembaga perwakilan dan bertendensi lemahnya lembaga eksekutif. Adapun solusi terhadap hambatan tersebut, sebagai langkah nyata di Indonesia dalam hal sistem pemerintahan sesudah perubahan UUD 1945 harus menerapkan sistem presidensil, bukan dimaksudkan sebagai suatu bentuk campuran. Lebih-lebih karena pada saat ini (setelah perubahan UUD 1945) dan kedepan. Presiden disatu pihak dipilih langsung, dan dipihak lain tidak lagi bertanggungjawab kepada MPR, maka sistem presidensil di Indonesia menjadi lebih murni.
Keywords
Kekuasaan Pemerintahan; Amandemen; Presiden Republik IndonesiaReferences
Most read articles by the same author(s)
- Asda Rasida, Suharso Suharso, Habib Muhsin Syafingi, PARTAI POLITIK LOKAL ACEH DALAM SISTEM KETATANEGARAAN REPUBLIK INDONESIA , Varia Justicia: Vol. 12 No. 1 (2016): Vol 12 No. 1 Maret 2016
- Heni Hendrawati, Nurwati Nurwati, Budiharto Budiharto, Children's Criminal Responsibilities: Comparative Study in Islamic and Criminal Law , Varia Justicia: Vol. 14 No. 2 (2018): Vol 14 No 2 (2018)
- Siti Syahida Nurani, Dyah Adriantini Sintha Dewi, Joel Rey Acob Ugsang, Nurdin Nurdin, Heru Santoso Wahito Nugroho, Domestic Violence in the Criminology and Victimology Perspectives: Case Study in Kupang, East Nusa Tenggara , Varia Justicia: Vol. 18 No. 2 (2022): Vol 18 No 2 (2022)
- Oddie Moch Ikhsan, Habib Muhsin Syafingi, Dyah Adriantini Sintha Dewi, EFEKTIFITAS PENGAWASAN HAKIM OLEH KOMISI YUDISIAL , Varia Justicia: Vol. 13 No. 1 (2017): Vol 13 No. 1 Maret 2017
- Fasa Fariza Tama, Dyah Adriantini Sintha Dewi, Habib Muhsin Syafingi, Law Enforcement of Street Vendors by the Civil Service Police Unit , Varia Justicia: Vol. 15 No. 1 (2019): Vol 15 No 1 (2019)
- Feri Himawan Kurnia, Budiharto Budiharto, DEWAN PERWAKILAN DAERAH (DPD) DALAM SISTEM KETATANEGARAAN RI (PASCA AMANDEMEN UUD 1945) , Varia Justicia: Vol. 11 No. 2 (2015): Vol 11 No. 2 Oktober 2015
- Agna Susila, Suharso Suharso, Eradication Development of Corruption and Neoliberalism in the Current Era , Varia Justicia: Vol. 14 No. 2 (2018): Vol 14 No 2 (2018)
- Suharso Suharso, Budiharto Budiharto, Regional Regulation concerning Sports Organizing: is it Necessary for Regency in Indonesia? , Varia Justicia: Vol. 15 No. 1 (2019): Vol 15 No 1 (2019)
- Hardiyanto Hardiyanto, Suharso Suharso, Budiharto Budiharto, PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH PERIODE 2015/ 2020 ( STUDI POLITIK HUKUM CALON TUNGGAL ) , Varia Justicia: Vol. 12 No. 2 (2016): Vol 12 No. 2 Oktober 2016