Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan

Articles

Tes Diagnostik Miskonsepsi Peserta Didik pada Materi Gaya Kelas IV Sekolah Dasar

Aulia Tsania , Wahyu Kurniawati

Abstrak

IPA secara umum mengajarkan untuk mengambangkan kemampuan bernalar serta mampu memahami konsep, namun pada kenyataannya pada pembelajaran IPA masih terdapat peserta didik yang mendapati miskonsepsi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui besaran miskonsepsi pada peserta didik kelas IV SD Negeri Ngrukeman serta mengetahui penyebab miskonsepsi itu sendiri, sehingga dapat menentukan solusi yang tepat dari masalah tersebut. Penelitian yang dilaksanakan ialah penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan tes diagnostik serta subyek pada penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SD Negeri Ngrukeman. Berdasarkan hasil tes diagnostik diketahui persentase miskonsepsi peserta didik pada topik “Pengaruh Gaya Terhadap Benda” sebesar 65%, topik “Magnet, Sebuah Benda yang Ajaib” sebesar 59%, topik “Benda yang Elastis” sebesar 31%, dan topik “Mengapa Kita Tidak Melayang di Udara” sebesar 11%. Faktor penyebab dari miskonsepsi itu sendiri adalah 1) prakonsepsi peserta didik yang salah; 2) model pembelajaran yang kurang efektif; 3) guru mengulang-ulang materi ketika peserta didik mengalami miskonsepsi; dan 4) bahan ajar yang belum memfasilitasi pemahaman konsep dengan baik. Solusi yang dapat dilakukan yaitu perlunya pengembangan bahan ajar yang memuat praktik serta model pembelajaran yang dapat mereduksi miskonsepsi.

Keywords

Force; Diagnostic Test; Misconception

Referensi

  1. Andini, S. A., & Kurniawati, W. (2024). Identifikasi Miskonsepsi dan Penyebab Miskonsepsi Terhadap Materi Sifat-Sifat Cahaya pada Pembelajaran Sekolah Dasar. Jurnal Natural Science Educational Research, 7(1), 14–19.
  2. Anwarudin, A., Nuswowati, M., & Widiarti, N. (2019). Analisis Miskonsepsi Peserta Didik pada Materi Hidrolisis Garam melalui Tes Diagnostik. Chemistry in Education, 8(1), 1–7.
  3. Astuti, I. M. J., Sakti, K. P., & Rosdijati, N. (2022). Erlangga Straight Point Series (F. Addana (ed.); 1st ed., Vol. 1). Penerbit Erlangga.
  4. Astutik, P., Kirana, T., & Widodo, W. (2021). Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk Mereduksi Miskonsepsi Pelajaran IPA di SD. Jurnal Education and Development, 9(1), 380–386.
  5. Aziza, N., Avifah, A. N., Hidayat, O. D., & Kurniawati, W. (2023). Miskonsepsi Materi Fisika Gaya Sebagai Penyebab Kurangnya Kemampuan Berpikir Kritis dan Tingkat Literasi Sains . Journal Innovation in Education (INOVED), 1(4), 247–259.
  6. Danil, A. N., Hamdu, G., & Alia, D. (2023). Analisis Miskonsepsi terhadap Materi Gaya dan Gerak di Kelas IV Sekolah Dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(2), 5465–5475.
  7. Danuri, D., & Nurjanah, E. (2022). Pengembangan E-Modul Model Flipped Classroom Pada Pembelajaran Untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Sekolah Dasar. 14(2), 2579–4965. https://doi.org/https://journal.unimma.ac.id/index.php/edukasi/article/view/7906
  8. Dasar, D. S. (2020, October 2). Asesmen Diagnostik. Direktorat Jendral Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. https://ditpsd.kemdikbud.go.id/artikel/detail/asesmen-diagnostik
  9. Djumhana, N., & Luluk, A. D. P. (2021). Modul Belajar Mandiri. Direktorat GTK Pendidikan Dasar Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  10. Entino, R., Hariyono, E., & Lestari, N. A. (2021). Analisis Miskonsepsi Peserta Didik Sekolah Menengah Atas pada materi Fisika. PENDIPA Journal of Science Education, 6(1), 177–182. https://doi.org/10.33369/pendipa.6.1.177-182
  11. Fitriani, W., Bakri, F., & Sunaryo. (2017). Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Fisika untuk Melatih Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi (High Order Thinking Skill) Siswa SMA. Jurnal Wahana Pendidikan Fisika , 2(1), 36–42.
  12. Kurniawati, W., & Atmojo, S. E. (2022). IPA : Batuan dan tanah, Astronomi, Bunyi dan Cahaya, Pesawat Sederhana, dan Listrik (A. Febrianto (ed.); 1st ed.). UPY Press.
  13. Kurniawati, W., Prasetyo, Z. K., & Siswoyo, D. (2023). Model Pembelajaran Sains Berbasis (MPSB) Duo CCM untuk Mereduksi Miskonsepsi (A. Febrianto (ed.); 1st ed.). UPY Press.
  14. Kurniawati, W., Rachmawati, D. A., Budiharti, B., & Anggraini, D. (2022). Peningkatan Prestasi Belajar Melalui Model Pembelajaran Think Pairs Share (TPS) Pada Mata Pelajaran IPA Kelas IV SDN Tirtosari, Magelang. Edukasi: Jurnal Penelitian Dan Artikel Pendidikan, 14(2), 133–144. https://doi.org/10.31603/edukasi.v14i2.8063
  15. Kurniawati, W., Sungkari, F. M., Utami, A. F., Andini, A. R., Puspitasari, L., Nurbiyanti, A., Pramudiyanti, H., Widiastuti, I., Besdaningrum, D. S., Praptiwi, N., Santi, E. V., Kholifah, E., & Marsanti, Y. (2023). Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar (A. F. Utami (ed.); 1st ed.). IBPress.
  16. Lestari, V. W., Widyorini, S., Ridwan, Z. L., & Kurniawati, W. (2024). Mengenal Gaya Gravitasi: Mekanisme Dibalik Tertariknya Benda-Benda ke Bumi. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin , 1(12), 589–594.
  17. Mariyadi, & Ragil, I. (2023). Analisis Miskonsepsi Peserta Didik Kelas VI Sekolah Dasar pada Pembelajaran IPA Materi Gaya Gravitasi. LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA, 13(1), 77–85. https://doi.org/10.24929/lensa.v13i1.225
  18. Munfaida, S., Mustadi, A., & Kurniawati, W. (2022). The Use of Practicum-Based LKM Can Improve Concept Understanding in Science Subject Energy Materials. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 8(6), 2859–2863. https://doi.org/10.29303/jppipa.v8i6.2173
  19. Nasution, R. H., Wijaya, T. T., Putra, M. J. A., & Hermita, N. (2021). Analisis Miskonsepsi Siswa SD pada Materi Gaya dan Gerak. Journal of Natural Science and Integration, 4(1), 11–21.
  20. Nasution, T., & Lubis, M. A. (2018). Konsep Dasar IPS (A. Cahyanti (ed.); 1st ed.). Penerbit Samudra Biru. www.samudrabiru.co.id
  21. Nurrohmawati, N., Khasanah, D. Z. N., & Kurniawati, W. (2023). Peranan Guru dalam Meningkatkan Pemahaman Anak Sekolah Dasar Materi Karakteristik Zat melalui Media Pembelajaran Audio Visual. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 1(1), 273–279.
  22. Ramadhani, S. P. (2019). Referensi untuk Guru SD dan Mahasiswa Konsep Dasar IPA (Mulyani (ed.)). YayasanYiesaRich.
  23. Rejeki, D. S., Fitrianti, Ariyanto, A., & Kurniawati, W. (2024). Analisis Konsep GLB dan GLBB dalam Kehidupan Sehari-Hari. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(3), 13–19.
  24. Sari, M. A., & Kurniawati, W. (2024). E-LKPD Berbasis Probing Prompting pada Materi Gaya untuk Meningkatkan Prestasi Belajar IPAS Kelas IV SD. Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter, 7(1), 26–33.
  25. Suhelayanti, Z, S., Rahmawati, I., Tantu, Y. R. P., Kanusa, W. R., Suleman, N., Nasbey, H., Tangio, J. S., & Anzelina, D. (2023). Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) (R. Watrianthos & J. Simarmata (eds.); April 2023, Vol. 1). Yayasan Kita Menulis.
  26. Suparno, P. (2013). Miskonsepsi & Perubahan Konsep dalam Pendidikan Fisika (S. D. Hapsari (ed.); 2nd ed.). PT Grasindo.
  27. Suwarna, I. P. (2014). Analisis Miskonsepsi Siswa SMA Kelas X Pada Mata Pelajaran Fisika melalui CRI (Certainty Of Response Index) Termodifikasi. Institutional Repository UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 1–15.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama